LSM Gempur Diterima Oleh Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heri Purwanto
Aksi Mendesak Kejati Riau, Periksa T. Ikhsan Dan Kadis Peternakan Kesehatan Hewan Prov Riau
Selasa, 26-09-2023 - 20:48:59 WIB
DPD LSM Gempur Riau saat unjuk rasa di depan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Riau jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Selasa, 26/9/23.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, (Kanalkini.com) - Puluhan yang terhimpun di DPD LSM Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (GEMPUR) Provinsi Riau, melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Selasa, 26/9/223).


Dalam aksinya, mendesak agar Kejati Riau memeriksa sejumlah pejabat di DPRD Riau dan Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Riau.


Aksi disambut dan diterima langsung oleh Bambang Heri purwanto SH MH Kasi Penkum Kejati Riau. Pada kesempatan itu, dalam orasinya, Robet selaku koordinator aksi Gempur, menyampaikan beberapa tuntutan langsung dihadapan perwakilan Korp Adhyaksa Tinggi Riau.


Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan Robert, antra lain; meminta Kepala Kejati Riau beserta jajarannya untuk memeriksa dengan melakukan penyidikan dan penyelidikan dugaan korupsi anggaran pelaksanaan medical check up DPRD senilai Rp371.200.000 pada sekretariat DPRD Riau T.A 2022.


Kemudian, Gempur meminta Kejati Riau memproses dan menangkap Kabag Umum Tengku Ikhsan selaku PPTK dalam kegiatan tersebut dan Kabag Keuangan sekretariat DPRD Provinsi Riau serta memeriksa direktur perusahaan penyedia PT Puteri Aulia Dita Medica yang ditentukan melalui mekanisme tender.


Gempur juga meminta kejati Riau memeriksa 65 anggota DPRD Riau yang melakukan kegiatan Medical Cek Up tersebut.


Juga massa aksi DPD LSM Gempur Riau yang Ketuai Hasanul Arifin, menyampaikan dugaan korupsi pada kegiatan pengadaan Sapi Madura yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov Riau yang sangat fantastis dengan nilai anggaran Rp.20,9 milyar lebih yang dianggarkan Tahun 2022.


Dalam kesempatan. Gempur meminta Komisi Pemberantasan Korupsi KPK RI menangkap dan memeriksa Herman SE., MT selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau selaku PA/KPA kegiatan pengadaan sapi Madura senilai Rp. 20.9 milyar lebih yang diduga adanya kerugian keuangan negara serta diduga melakukan pengaturan pemenang tender dan memeriksa direktur serta legalitas PT. Karya Master Indonesia selaku perusahaan penyedia pengadaan.


Gempur juga meminta Kejaksaan Agung RI memeriksa Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau beserta jajarannya atas keterangannya tentang koordinasi dan pendampingan kegiatan pengadaan sapi Madura yang kerap menyebutkan jabatan dari oknum pejabat kejaksaan tinggi Riau sebagaimana dengan ucapan/keterangan yang sangat kami meragukan kebenarannya dan terkesan seolah-olah untuk menakut-nakuti kami dan kami merasa ucapan keterangan itu tersebut dapat merusak nama baik oknum yang bersangkutan serta dapat merusak citra institusinya.


Usai mendengarkan orasi, Kasi Penkum Kejati Riau, Bambang Heripurwanto SH.,MH, menyampaikan apresiasinya atas kedatangan massa aksi Gempur serta menerima tuntutan aksi dan akan melanjutkan tuntutan tersebut melalui PTSP Kejati Riau kepada pimpinannya.


"Kami sudah mendengar aspirasi yang disampaikan, tuntutannya akan kami teruskan ke pimpinan melalui PTSP Kejati Riau," ucap Bambang.


Hasanul Arifin berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan dan KPK RI maupun APH lainnya, agar segera memproses dengan memeriksa dugaan korupsi yang telah disampaikan dalam aksi unjuk rasanya.


Sekali lagi, "Kita berharap agar para APH dapat memproses dugaan-dugan korupsi yang telah kita sampaikan saat unjuk rasa tadi. Dan secepatnya kami akan memasukan surat laporan serta bukti dan data pendukung lainnya secara lengkap, baik itu di Kejati Riau, Kejagung dan KPK RI dan kepada APH lainnya" Ancam Hasanul Arifin. (Red) ***


Editor : Noa
Sumber: Rl


 




 
Berita Lainnya :
  • Data Statistik Jadi Fondasi Pemprov Riau
  • Wawako Pekanbaru Hadiri Kegiatan Tablik Akbar Yang Diselenggarakan oleh IKADI
  • Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Yang Sah
  • Evaluasi APBD 2026 Milik Pekanbaru Dan Inhil Masih On Proses
  • Tim Gabungan Razia Sejumlah Tempat Hiburan Di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Data Statistik Jadi Fondasi Pemprov Riau
    02 Wawako Pekanbaru Hadiri Kegiatan Tablik Akbar Yang Diselenggarakan oleh IKADI
    03 Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Yang Sah
    04 Evaluasi APBD 2026 Milik Pekanbaru Dan Inhil Masih On Proses
    05 Tim Gabungan Razia Sejumlah Tempat Hiburan Di Pekanbaru
    06 Korban Luka 9 Orang Anak-Anak SD
    07 22 Pejabat Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik Wawako Markarius Anwar
    08 Peresmian Padepokan Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT
    09 Tenaga PPPK Paruh Waktu Ditiap RW Berjalan Sesuai Dengan Yang Diharapkan
    10 Markarius Wawako Pekanbaru, Launching Penanaman Pohon Di SMPN 44 
    11 Kenduri Riau Digelar Di Kota Pekanbaru
    12 Riau Kembali Menggelar Riau National Taekwondo Championship 2026
    13 SF Hariyanto: Siap Bersinergi Dengan Pihak Manapun Untuk Kepentingan Masyarakat
    14 Wawako Pekanbaru Apresiasi Pentas Kreasi Siswa SDIT Al Fikri Islamic Green School
    15 Disdik Kota Pekanbaru Terbitkan SK Jadwal Sekolah Ramadhan 1447 H
    16 Pemko Pekanbaru Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih
    17 Irjen Pol Dr Herry Heryawan Pecat 12 Orang Anggota Polri Di Jajaran Polda Riau
    18 Presiden RI Prabowo Subianto Resmi Melantik 8 Anggota DEN
    19 Asisten II Setdaprov Riau, Helmi, Hadiri Peluncuran LPI 2025
    20 Manuver Jimmy Pemilik CV Makmur Jaya Sentosa Gagal
    21 SF Hariyanto: Pemprov Gandeng Forkopimda Riau Perkuat Strategi Antisipasi Karhutla
    22 Pemkot Pekanbaru Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kanalkini.com